Hosting Unlimited Indonesia

Info Kesehatan

Diet

Kolesterol

Latest Updates

Showing posts with label Kolesterol. Show all posts
Showing posts with label Kolesterol. Show all posts

Bahayanya Tubuh Langsing tetapi Berlemak Tinggi

18:00:00

Memeriksakan tekanan darah, Kolesterol, dan kadar gula darah adalah satu-satunya cara untuk tahu pasti derajat kesehatan metabolik Anda. Selain itu, ada beberapa tanda-tanda peringatan yang dapat membantu Anda menentukan apakah Anda berberat badan normal atau berisiko untuk obesitas.
Jika karakteristik berikut ini berlaku untuk Anda, berbicaralah dengan dokter untuk dapat memastikan Anda sehat secara fisik, baik di dalam maupun luar.
Ada "ban serep" di perut Anda
Walau berat badan Anda normal, keberadaan ban serep alias lemak perut bisa berbahaya. Bahkan, sebuah penelitian baru-baru ini di Annals of Internal Medicine menemukan bahwa orang dengan berat badan normal tetapi kelebihan lemak di area tengah memiliki risiko lebih tinggi untuk meninggal lebih awal dibanding mereka yang obesitas.
"Lemak di area tengah tubuh lebih buruk dari lemak di tempat lain," kata Dr Jialal. "Di situlah kerusakan berupa resistensi insulin dan inflamasi protein terjadi."
Anda tidak dapat melakukan push-up
Orang kurus masih dapat memiliki banyak lemak tubuh, terutama jika mereka tidak memiliki massa otot. Jika Anda tidak dapat mengingat terakhir kali Anda mengucurkan keringat, sekarang inilah kesempatan Anda melakukannya.
"Orang-orang yang tidak merasa kelebihan berat badan, biasanya lebih tidak termotivasi untuk berolahraga tetapi tanpa olahraga teratur, mereka hanya menjadi lebih tidak sehat," kata Dr Jialal.
Riwayat keluarga
Jika orangtua atau saudara Anda menderita diabetes, penyakit jantung, tekanan darah tinggi, atau Kolesterol tinggi (tidak peduli seperti apa ukuran tubuhnya), secara genetik Anda akan cenderung mengalaminya juga.
Menjaga berat badan yang normal tentu akan menurunkan risiko Anda, tetapi ini akan semakin efektif jika Anda melakukannya dengan olahraga dan diet seimbang.
Anda tidak makan makanan yang sehat
Mungkin Anda bisa makan burger dan minum minuman soda yang manis tanpa bertambah berat badan. Atau mungkin Anda lebih suka mengisi perut dengan roti putih dan junk food ketimbang buah-buahan dan sayuran.
Namun, mengonsumsi terlalu banyak gula dan lemak dan tidak cukup vitamin, serat, dan protein-bisa merusak organ-organ penting Anda. Akhirnya, itu akan meningkatkan risiko untuk diabetes, penyakit jantung, kanker, dan banyak lagi.
diet Yo-yo, melompati jam makan serta diet ekstrem, juga dapat menjadikan Anda kurus tetapi berlemak, kata Cynthia Sass, RD, pakar diet dan nutrisi di AS.
Itu karena Anda kurang bergerak sehingga kehilangan massa otot. Makanan yang buruk, ditambah kurang aktivitas fisik, akan membuat kesehatan Anda kacau.
Anda termasuk populasi yang berisiko
BMI bukanlah pengukuran sempurna untuk mengukur kesehatan seseorang. Bahkan, penelitian menunjukkan bahwa pengukuran kesehatan melalui BMI lebih tidak efektif pada kelompok etnis.
Sebagai contoh, sebuah studi 2011 menemukan bahwa orang-orang keturunan Asia Selatan lebih cenderung untuk menyimpan kelebihan lemak di sekitar organ internal mereka, dibandingkan dengan orang-orang Kaukasia dengan BMI yang sama.
Jenis lemak yang mengelilingi organ, yang dikenal sebagai lemak visceral, telah lama dikaitkan dengan masalah metabolik dan penyakit kronis.
"Genetika pasti terlibat dalam cara orang menyimpan lemak, tetapi budaya dan diet juga memainkan peran," kata Dr Jialal.
"Dan jelas makan sehat dan berolahraga perlu dilakukan oleh semua orang, tidak peduli apa yang menjadi faktor risiko Anda."


Sumber : kompas.com

Makin Banyak Lemak di Perut Pertanda Makin Tua Usia Otak

07:35:00
Kelebihan lemak bisa bikin kemampuan otak menyusut. Alasannya, lemak membuat otak jadi lebih cepat tua dari usia sesungguhnya.
Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam Neurobiology of Agingmenyebut kaitan antara lemak dan otak. Hasilnya, makin banyak lemak di perut maka makin tua usia otak dari yang seharusnya.
Penelitian yang melibatkan 527 orang dewasa ini menunjukkan bahwa partisipan yang tergolong obesitas memiliki lebih sedikit white matteratau materi putih otak . Patokan obesitas yang digunakan para peneliti adalah skala Body Mass Index (BMI). Partisipan dengan BMI di atas 25 dikategorikan obesitas oleh para peneliti.
White matter sendiri adalah jaringan penghubung di otak. Jaringan ini yang mengatur jalur komunikasi dan pengiriman sinyal dalam otak. Jaringan ini juga yang bertanggungjawab atas memori atau ingatan seseorang.
White matter merupakan bagian otak yang terus berkembang. Saat seseorang mencapai usia 40 tahun, biasanya fungsi white matter mulai mengalami penurunan. Tak heran jika gangguan ingatan terjadi pada usia lanjut.
“Seiring usia, fungsi white matter akan menurun secara alami. Tapi obesitas mampu mempercepat penurunan fungsi tersebut. Faktanya, partisipan yang mengalami obesitas memiliki usia otak lebih tua sepuluh tahun dari seharusnya,” ujar Lisa Ronan, Ph. D selaku ketua tim peneliti dari Universitas of Cambridge di Inggris.
Penjelasan yang masuk akal, lanjut Lisa, jaringan lemak yang terlalu banyak membuat tubuh menghasilkan protein penyebab radang yang disebut sitokin. Protein sitokin ini mampu merusak otak.
Sebelumnya telah ada penelitian mengenai obesitas dan kinerja otak. Hasilnya, lemak disebut dapat meningkatkan risiko demensia atau gangguan ingatan.
“Tak ada salahnya untuk mulai mengurangi lemak dalam tubuh Anda saat ini juga. Apalagi ada penelitian yang menyebut kalau berat badan yang normal turut meningkatkan kinerja otak,” imbuh Lisa.

Sumber  : Kompas.com

Dahsyat !! Apel Bisa Mengurangi Kadar Kolesterol

13:10:00
Seperti yg kita ketahui, Buah Apel sangat sering kita jumpai di pasar atau fresh market. Tapi tidak semua orang mengetahui manfaat dari buah Apel.


Ternyata Apel dapat membantu mengurangi kadar kolesterol dan resiko kanker. Apel sangat tinggi serat, sehingga dapat membantu menghindari sembelit dan menahan nafsu makan. Namun disisi lain, Jus Apel juga terkadang dapat menimbulkan diare bagi anak-anak kecil.
Jika anda mengupas dan memotong apel, biarkanlah apel ditempat terbuka untuk beberapa jam maka ia akan berubah warna menjadi cokelat. Setelah apel berubah warna menjadi cokelat, ia dapat menjadi penyembuh diare ringan. Ada banyak kebenaran dari pepatah lama,


“An apple a day keeps the Doctor’s away”

(Satu apel setiap hari, menjaga dokter tidak kemari)

 
Copyright © INFO KESEHATAN. Designed by OddThemes | Distributed By Gooyaabi Templates