Hosting Unlimited Indonesia

Info Kesehatan

Diet

Kolesterol

Latest Updates

Showing posts with label Diet. Show all posts
Showing posts with label Diet. Show all posts

Minum "Coffee Latte" Tanpa Takut Berat Badan Naik

07:00:00

Perpaduan susu dan gula pada latte dari gerai kopi seringkali jadi salah satu penyebab kenaikan berat badan. Namun dengan perubahan kecil ini, peneliti memberikan kabar baik untuk Anda pecinta latte.
Peneliti dari Rutgers University melacak jumlah konsumsi harian latte jenis regular dan "lite" milik Dunkin Donuts di kalangan mahasiswa selama beberapa minggu.
Di fase penelitian berikutnya yang berlangsung selama 10 hari, karyawan Dunkin diminta untuk menanyakan kepada pelanggan "Apakah Anda ingin mencoba latte versi lite?" ketika pembeli mereka memesan latte.
Latte versi lite sendiri menggunakan susu skim, sedang versi regular menggunakan full cream.
Walau tak tampak seperti masalah besar, namun latte regular ukuran sedang 16-ons milik Dunkin mengandung 170 kalori dan 9 gram lemak, sedangkan versi lite memiliki 110 kalori dan tanpa lemak.
Sehingga, jika Anda rutin mengonsumsi latte selama lima hari dalam seminggu dan memiliki opsi susu skim, Anda dapat menghemat 4.550 kalori per tahun dan menghindari kenaikan berat badan 1-2 kilogram per tahun. Dan “membatalkan” kenaikan berat badan hingga 2 kilogram per tahun sudah sangat baik bagi kesehatan.
Kenyataannya, sebagian besar peminum kopi umumnya mengonsumsi kopi tujuh hari dalam seminggu. Dan jika Anda memilih varian yang lebih “ringan” setiap hari, maka lebih dari dua kali lipat kemungkinan berat badan Anda akan tetap stabil.
Jika Anda mulai melakukan pendekatan ini di semua jenis makanan, seperti hanya menggunakan satu lembar roti untuk sandwich Anda—bukan 2 roti—Anda bisa melihat hasil yang lebih baik dari waktu ke waktu.

Sumber : kompas.com

Diet Ini Terbukti Paling Ampuh Melangsingkan Tubuh

06:03:00

Cobalah mencari diet terbaik untuk penurunan berat badan di mesin pencari. Anda menemukan lebih dari 11 juta hasil. Hampir semua tak satu suara mengenai diet terbaik untuk penurunan berat badan. 
Ada yang bilang diet rendah lemak yang terbaik, sementara yang lain menyarankan menghindari karbohidrat, gula atau gluten. Membatasi kalori pun menjadi pendekatan populer.
Periset dari University of Toronto pada 2014 meneliti 59 artikel ilmiah penurunan berat badan. Termasuk di antaranya 48 percobaan terkontrol acak. Mereka menyimpulkan diet terbaik adalah yang dapat diikuti masyarakat dalam jangka panjang.
Sebelumnya studi dari JAMA menemukan orang yang mengikuti diet Atkins, Ornis, Weight Watchers, dan Zone selama setahun berhasil menurunkan jumlah berat badan yang sama, meskipun hanya turun sedikit karena tingkat kepatuhan yang rendah.
Namun, mereka yang tetap patuh mempraktikkan dietnya tak peduli pada jenis dietnya berhasil menurunkan lebih banyak berat. Menurut periset, kemampuan mematuhi sebuah diet merupakan indikator kesuksesan berdiet dibandingkan jenis diet yang dipilih.
"Masyarakat punya kepercayaan amat kuat terhadap lemak atau karbohidrat," kata periset obesitas Tim Church, chief medical officerdari ACAP Health Consulting.
Bagaimana pun, ketika kita mengonsumsi kalori lebih sedikit daripada yang dibakar setiap hari, kita pasti akan lebih langsing. Jadi mengapa kita tak mengurangi kalori dengan cara yang mudah dilakukan?
"Anda tak mengalami kenaikan berat badan 10 kg dalam semalam. Dibutuhkan waktu. Sama halnya juga dengan menurunkan berat 10 kg," kata ahli diet dari New York City Albert Matheny.
"Konsistensi dan perubahan gaya hidup dalam jangka panjang adalah hal yang dibutuhkan untuk sukses menurunkan berat badan dan hidup sehat," ujarnya.
Setelah menurunkan berat badan, antara satu dan dua pertiga pelaku diet kembali mengalami kenaikan berat badan lebih dari yang berhasil diturunkan. Begitu menurut satu review dari University of California - Los Angeles.
Kenaikan berat badan kembali adalah masalah serius yang sering dianggap remeh pediet. Kenaikan berat ini merupakan hasil dari berhenti berdiet setelah seseorang mencapai "garis finis".
"Jika Anda tak dapat makan dengan cara tertentu seumur hidup, diet  adalah sebuah kesia-siaan. Carilah cara makan yang menjadi gaya hidup baru yang normal. Tujuannya adalah menemukan cara hidup baru yang memperbaiki penurunan berat badan. Itulah program yang berhasil untuk Anda," tuturnya.
Diet apa yang dapat diikuti seumur hidup?
Tentu saja jawabannya bisa berbeda-beda untuk masing-masing orang. Berikut ini kriterianya:
1. Sehat
Dalam mengikuti sebuah diet, penting untuk tidak menghindari sama sekali kelompok makanan atau hanya mengonsumsi makanan diet dalam kemasan saja karena mudah dilakukan. Pendekatan terbaik untuk diet bukan hanya menurunkan berat badan, tetapi juga harus sehat. Buat apa jadi langsing, tetapi kita justru kehilangan kesehatan tubuh kita?
2. Perubahan kecil
"Sebuah diet harus harus membuat perubahan kecil di banyak area daripada perubahan ekstrim hanya satu area," kata Matheny. Lakukanlah misalnya, makan sayur setiap kali makan, mengurangi asupan gula atau membatasi camilan jelas lebih bagus dan praktis dilakukan untuk menurunkan berat badan.
3. Membutuhkan ketrampilan
 diet yang baik memberikan alat bagi Anda untuk menghadapi pemicu ingin makan, belajar bagaimana menyukai makanan sehat, mengatasi makan berlebihan saat emosi, dan menakar rasa lapar. Keterampilan-keterampilan ini penting untuk membuat kita tetap setia mematuhi diet.

sumber : kompas.com

Selain Bantu Turunkan Berat Badan, Ketahui Manfaat Cabai Lainnya

19:00:00

Cabai memang efektif meningkatkan selera makan. Banyak orang yang tak bisa makan jika tak ada sambal, walau mereka rela sampai megeluarkan air mata karena kepedasan.
Lebih dari itu, sejumlah penelitian telah mencatat berbagai manfaat makan cabai bagi kesehatan. Namun, belum banyak yang mengetahuinya.

Cabai yang terasa pedas di lidah itu mengandung capsaicin. Senyawa capsaicin yang membuat rasa pedas dan panas itu ternyata membantu penurunan berat badan karena dapat meningkatkan metabolisme tubuh. Pedasnya cabai juga mebantu pembakaran kalori.

Selain bermanfaat untuk orang yang sedang berusaha menurunkan berat badan, makan cabai juga baik untuk pasien diabetes melitus.

Hasil penelitian, seperti dikutip dari Boldksy.com, makan cabai dapat mengendalikan kadar gula darah. Makan cabai juga dipercaya melancarkan sirkulasi darah sehingga baik untuk kesehatan jantung dan mencegah terjadinya stroke.

Selain itu, pedasnya cabai juga dapat meredakan rasa nyeri secara alami tanpa memengaruhi sel-sel saraf di tubuh dan tanpa efek samping. Penelitian lain menemukan, cabai bersifat terapeutik atau menjadi terapi alami bagi tubuh.

Cabai juga dapat membantu mengurangi atau mencegah masalah kesehatan pada umumnya, seperti sakit kepala, migrain, hingga sinusitis.
Tetapi, jika tidak kuat atau tidak terbiasa, jangan dipaksakan makan pedas. Terlalu banyak cabai malah bisa menimbulkan masalah pencernaan bagi Anda yang tidak suka makan pedas.

Sumber : kompas.com

3 Alasan Tidur Nyenyak Bisa Turunkan Berat Badan

16:23:00


 Jakarta, Tidur selama 6-8 jam dalam sehari tidak hanya membuat badan terasa lebih segar. Durasi dan kualitas tidur yang cukup juga bisa membuat badan terasa lebih ringan.



Memang, olahraga serta diet yang tepat tetap paling menentukan naik-turunnya berat badan. Namun menurut sejumlah penelitian, tidur yang cukup dan berkualitas tidak kalah penting saat seseorang sedang dalam program menurunkan berat badan.



Sedikitnya ada 3 alasan mengapa tidur sangat berpengaruh pada berat badan:



1. Mencegah ngemil di malam hari
Tidak cukup tidur bisa disebabkan karena tidur terlalu larut. Ketika seseorang terjaga hingga tengah malam misalnya, kecenderungan untuk merasa lapar akan meningkat. Jangankan makan berat, ngemil pun bisa bikin gemuk karena pada waktu-waktu tersebut metabolisme cenderung lebih lambat.



Sebuah penelitian di University of Pennsylvania menyebut orang-orang yang tidur terlalu larut cenderung lebih gemuk. Sebagian besar karena mengonsumsi makanan 550 kalori lebih banyak dibandingkan yang tidur lebih awal.



2. Tidur juga membakar kalori
Menurut penelitian di American Journal of Clinical Nutrition, tidur yang cukup bisa meningkatkan resting energy expenditure, yakni jumlah kalori yang terbakar saat tubuh sedang tidak bergerak. Pada orang yang cukup tidur, pembakaran kalori terjadi 20 persen lebih banyak dibandingkan pada orang yang kurang tidur.




3. Belanja makanan tidak sehat
Sebuah penelitian di jurnal Obesity menyebut bahwa orang-orang yang kurang tidur cenderung menjatuhkan pilihan pada makanan yang kurang sehat saat berbelanja. Ketika belanjaannya dijumlahkan, total didapatkan 1.300 kalori lebih banyak dibandingkan pada orang-orang yang cukup tidur.


Sember:health.detik.com
 
Copyright © INFO KESEHATAN. Designed by OddThemes | Distributed By Gooyaabi Templates